UTAMAKAN DULU ORANG LAIN MAKA ANDA AKAN MENDAPAT KEUTAMAAN

UTAMAKAN DULU ORANG LAIN MAKA ANDA AKAN MENDAPAT KEUTAMAAN

Saat mengembangkan usaha baru di Malang November 2011 lalu, saya mendapatkan pengalaman spritual baru. Kepada dua mitra yang hanya lulusan SD dan saya percaya menjalankan usaha itu (saya tidak menyebut mereka karyawan) saya tanyakan lebih dulu dua hal.

Pertama, hal paling menyakitkan yang pernah mereka alami dalam hidup mereka.
Kedua, hal paling membahagiakan yang dapat mereka lakukan dimasa depan.

Jawaban mereka atas pertanyaan pertama, sungguh, membuat saya seolah merasakan derita hati dan tekad kuat untuk tak lagi terjadi pada mereka.

Sementara, mendengarkan cerita mereka terkait pertanyaan kedua saya jadi tersentuh. Karena ternyata mereka begitu mulia. Bagaimana tidak, kebahagiaan mereka ternyata baru dapat mereka rasakan, manakala mereka bisa membahagiakan orang lain. Ada yang ingin membebaskan kedua orangtuanya dari pekerjaan berat sebagai buruh tani, dan ada yang ingin memberangkatkan haji kedua orang tuanya.

Maka saya katakan pada mereka,”impian kalian tidak mustahil untuk dicapai. Lama tidaknya impian itu tercapai tidak tergantung pada orang lain. Sepenuhnya tergantung kita sendiri. Keyakinan diri, keteguhan hati, kreatifitas, ketekunan, dan kesopanan. Tuhan pasti bersama kita. Sekarang ada toko ini. Toko kita bersama. Saya sudah menyiapkan toko di jalan yg strategis, alat kerja, media promosi, stok barang dan strategi bisnis. Tinggal bagaima kalian berkerja sebaik-baiknya, hasilnya kita nikmati bersama”. Toko saya serahkan penuh kepada mereka dan hanya sesekali saya kunjungi dan periksa laporan penjualan sederhana yang mereka buat.

Yang terjadi sungguh diluar dugaan saya. Mereka begitu rajin mengelola toko, membukanya lebih pagi dan menutup lebih akhir dibanding toko yang lain. Tidak hanya itu, Mereka bahkan berkeras tetap membuka toko di hari minggu dan libur tahun baru. Pengalaman ini mengajarkan saya setidaknya dua hal.

Meneguhkan keyakinan bahwa;

Pertama, memimpin adalah membantu menemukan motivasi mitra, membantu mereka menukan jalan, dan mejadikan diri kita teman bagi mitra.

Kedua, KEPENTINGAN KITA JUSTRU TERPENUHI DENGAN SENDIRINYA SAAT KITA MENDAHULUKAN KEPENTINGAN ORANG LAIN.

Itulah hubungan sebab akibatnya. Hukum alamnya (SunatullahNYA).

Walahualambissawab.

Oleh: Masyani
Wirausaha, Trainer, dan Konsultan Kewirausahaan Sosial
Ampera Raya, Jakarta Selatan, dini hari,20 Januari 2012

ahmadyanijakarta@gmail.com

RAHASIA UTANG

RAHASIA UTANG

Berdasarkan berbagai buku dan saran serta praktek lapangan, saya memperoleh beberapa temuan terkait dengan utang.

Pertama, UTANG ITU BAIK. Ya utang itu baik jika kita gunakan untuk membiayai usaha yang produktif. Jadi jangan berhutang jika usaha anda tidak punya laba. karena malah akan menjadi lumpur yang menghisap anda menuju kematian. Cari usaha yang cashflownya langsung posotif sejak bulan pertamanya. Maksudnya positif itu ada kelebihan pendapatan setelah dipotong biaya dan angsuran utang. Tidak penting besarnya, tapi jauh lebih penting positif cashflownya. Di tiap tempat dan tiap waktu bisnis ini bisa berbeda-beda. Saya memilih usaha Rental Mobil dan Motor, meski resikonya besar sekali. Alhamdulillah sudah masuk tahun ke tiga dengan armada yang terus bertambah.

Kedua, MAKIN PANJANG JANGKA WAKTU UTANG MAKIN BAIK. Ya, jadi selalulah minta waktu pinjaman yang paling lama. KArena itu membuat angsuran anda makin ringan. Coba bayangkan nikmatnya. Bulan pertama buka usaha, kita sudah mendapatkan keuntungan karena pendapatan masih tersisa setelah dikurangi angsuran. Mantap khan. Enak Khan. Dengan kredit motor UM 600 rb, angsuran 700 rb. Pendapatan sewa rata-rata perbulan 800 rb. Nah kan sudah untung dan 6 bulan balik modal. Sekali lagi ini hanya contoh. Anda bisa mencoba usaha yang tepat dengan daerah anda.

Ketiga, CARA MENUTUP UTANG BUKAN DENGAN MELUNASINYA. TAPI DENGAN MEMBUAT UTANG YANG LEBIH BESAR. Ya benar itu. Tapi sekali lagi saya ingatkan tentu utang itu untuk usaha produktif lho. Dengan demikian jika utang untuk usaha pertama belum menggembirakan, usaha kedua dapat menutupnya. Saat saya baru berhenti kerja dan kehilangan penghasilan rutin saya. Bisnis pertama yang saya jalankan hanya menutupi 1/3 kebutuhan hidup. Bukannya saya berpikir untuk segera melunasi hutang tapi malah saya mencari hutang lagi. Kini saya memiliki hutang pada hampir 10 lembaga keuangan namun hasil usaha bersih saya per bulan malah telah melebihi pendapatan saya sebagai karyawan dulu. Bahkan sekarang saya bisa jalan jalan (meski masih di Indonesia) tapi bisnis saya tetap jalan.

Rahasia lainnya, Menyusul deh.

Ampera Raya, 19 Des 2011

The Power of Silaturahmi

The Power of Silaturahmi

Sudah hampir dua tahun ini saya mempunyai hoby baru. Membuat mesin uang setiap 6 bulan. Maksudnya bukan mesin yang mampu mencetak uang secara fisik seperti milik Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI). Melainkan membuka usaha yang memberikan tambahan pendapatan. Semuanya nyaris saya lakukan tanpa modal (sendiri).

Tahun 2009 saya mulai dengan satu unit mobil “tua” tahun 2004(?) sekarang berkembang menjadi 4 mobil tahun 2009, 2010 dan 2011. Selain itu ada 4 unit motor tahun 2011 yang juga saya sewakan. Kecuali satu unit motor yang hilang (saat saya pakai sendiri) semua kendaraan terus bekerja menjadi mesin uang bagi keluarga.

Semester kedua tahun 2011 saya ingin melakukan hal yang berbeda. Membuka usaha baru sekaligus menguji kekuatan dari silaturahmi. Sungguh luar biasa hanya dengan mendatangi orang yang kita kenal baik saudara, teman, temannya saudara, temannya teman, saya mendapatkan banyak sekali gambaran usaha yang bisa dipilih. Padahal itu saya lakukan bukan di Jakarta dimana selama 39 tahun ini saya tinggal tapi di kota Malang.

Akhirnya saya memutuskan memilih satu diantaranya yaitu usaha penjualan dan jasa berbasis alumunium, kaca, baja ringan dan Gypsum. Insya Allah pertengahan November 2011 ini toko saya sudah mulai beroperasi. Produksi awalnya adalah etalase toko, rak piring, rak jemuran, dan pigura. Berikutnya adalah memenuhi permintaan akan jendela, pintu, kusen, canopy, pagar dll.

Namun yang ingin saya sharingkan kali ini adalah bahwa usaha baru ini (saya yakin dapat jadi mesin uang baru) dapat terwujud tanpa saya mengeluarkan modal besar. Dan semuanya berkat silaturahmi.

Berkat silaturahmi, Toko yang saya pakai diberikan pemiliknya dengan masa sewa hanya satu tahun (disekitarnya 2 – 5 tahun). Penghitungan sewa, tidak dihitung sejak saya membayar tanda jadi tetapi dimulai setelah saya selesai mendisain layout, menyiapkan stok toko, alat marketing dan SDM. Pendeknya, ketika saya siap membuka toko dan melayani pembeli pertama saya, saat itulah sewa toko baru dimulai.

Stock barang diisi lebih dahulu dan baru saya bayar dalam tempo sebulan. Tenaga kerja ?. Seorang kerabat yang memiliki usaha yang sama mempersilahkan saya memilih salah satu tenaga ahlinya tanpa transfer. Saya tinggal fokus pada marketing. Eh tapi tunggu dulu, begitu beberapa orang yang saya temui untuk silaturahmi tahu saya akan membuka usaha ini, mereka menawarkan diri menjadi sales dengan sistem komisi. Tentu saja saya senang bukan main. Pucuk di cinta ulam tiba.

Belum cukup itu keberuntungan saya. Tiba-tiba saja ada yang menelepon dan menawarkan pinjaman tanpa agunan (KTA). Padahal saya bukan karyawan dan bukan pengusaha yang punya usaha berbadan hukum. Ya sudah saya ambil saja untuk memperkuat permodalan usaha. Begitulah keajaiban dari silaturahmi.

Ampera Raya, 22 Oktober 2011

“Bersilaturahmi dengan hati terbuka tanpa pamrih ternyata dapat membuka kesempatan yang tak terbatas dalam hidup kita termasuk untuk membuka usaha”.

Tips menuju Financial Freedom

Tips menuju Financial Freedom

Financial Freedom adalah kondisi dimana tanpa aktif bekerja, pendapatan pasif kita telah menutupi 100% kebutuhan bulanan kita.

Ketika seorang teman resign sekitar 16 bulan yang lalu kebutuhan bulanan keluarga (hidup sederhana) sekitar 7 juta rupiah. Selama satu tahun pertama, pendapatan pasifnya baru menutupi 50% kebutuhan bulanan keluarga. Untuk itu dia harus menutupnya dengan mencari pendapatan aktif (pendapatan yang diperoleh dengan bekerja). Misalnya dengan menjadi trainer atau fasilitator atau pembicara seminar. Di tahun kedua pendapatan pasifnya sudah 75%. Targetnya tahun depan pendapatan pasifnya sudah 125% dari kebutuhan pokok keluarga.

Karena masih mengejar target financial freedom itu (akhir tahun ini harus tercapai), sahabat ini menerapkan KIAT PERTAMA yaitu MENEKAN PENGELUARAN. Karena itu dalam banyak kesempatan dia selalu bepergian dengan menggunakan kendaraan umum (meskipun di rumah ada 4 mobil dam 4 motor dengan STNK atas namanya dan istri). Dia juga masih makan di warteg (katasnya sih selain murah sia suka suasananya yang santai dan pelayannya yang tidak intimidatif dan tidak menanyakan “..pesan apa lagi pak…”). Dia juga masih menggunakan hp serta membeli gadget lain dari merek apa saja (yang penting fungsinya mencukupi kebutuhannya sebagai trainer dan pebisnis).

Selamat mencoba.

Mulailah Membuat Mesin Uang.

Mulailah Membuat Mesin Uang.

Banyak orang ingin mendapatkan penghasilan tambahan yang tak terbatas. Tapi sangat sedikit yang benar-benar mulai mewujudkannya Yang lebih banyak adalah yang terus sibuk berpikir dan berkahyal .sambil bicara yang besar-besar.

Kita bisa memulainya dengan cara mudah dan modal seadanya. Mulai saja dari modal yang kita punya. Kalau anda punya handphone. Kenapa ngak mulai dari sekarang. Ubah handphone anda dari alat yang menguras isi kantong menjadi alat yang mengisi kantong kita. Caranya. Jadikan handphone sebagai sarana jual beli pulsa. Wong dengan modal Rp 50 ribu saja kita bisa memulainya kok. Setidaknya sebulan kita bisa mendapat tambahan pendapatan Rp 100 ribu. Tidak lama lagi handphone bisa jadi alat pembayaran PLN, Telkom, Angsuran Kredit dan Pengiriman Uang. Rekan saya pemilik Simtech Indonesia dan National Gateway sedang mengembangkannya.

Kalau anda senang binatang, coba pelihara hamster. Dengan modal Rp 100 ribu anda bisa dapat 3 ekor (2 betina) harga Jakarta (jl. Barito). Makanannya murah dan mudah. Juga memeliharanya. Dalam dua bulan satu induk bisa beranak 6 ekor atau 12 ekor dari dua indukan. Tiga bulan kemudian anakan laku dijual Rp 10 ribu. Nah anda bisa dapat tambahan pendapatan lagi tuh. Atau anda bisa memelihara Itik Manila/ Entog.

Entog selain tidak berisik juga tidak seliar ayam. Dan tahan penyakit. Makanannyapun cukup nasi bekas (sisa makan kita setiap malam), Jika anda beli anakannya di Jatinegara harganya paling Rp 15,000,-/ ekor. Tiga bulan kemudian sudah tumbuh besar dan laku dengan gampang di harga Rp 50,000,-. Jika anda memelihara 10 ekor saja anda sudah dapat tambahan penghasilan lagi.

Bagaimana kalau anda buka celengan tempat anda menyisihkan recehan setiap hari. Jangan jangan jumlahnya cukup untuk membeli satu ekor kambing kampung. Kenapa ngak anda beli kambing itu dan titipkan pada peternak di desa anda. Atau kenapa kita tidak menanami sepenggal halaman kita dengan dua atau tiga batang pohon Jati, atau tanaman hias bernilai ekonomi tinggi.

Tetangga saya mulai dengan satu gerobak cendol tiga tahun lalu. Sekarang dia memiliki 18 gerobak cendol yang dia sewakan Rp 10,000,- sehari. Sebulan dia dapat tambahan pendapatan tidak kurang dari Rp 3 jt. Coba kalau pegawai negeri golongan berapa dia dengan pendapatan itu.

Pendek kata mulailah melakukan investasi. Tidak harus selalu ke bursa saham. Tidak harus menunggu punya uang juataan. Tidak harus menunggu jadi hartawan. Jangan termakan gengsi karena akhirnya gengsi itu yang akan memangsa kita.

Mulai saja dari yang kecil. Mulai dari yang terjangkau. Bukankah yang kecil kecil kalau banyak dia juga akan besar. Bukankah terasa nyaman kalau sementara kita bersantai, ngopi sambil menonton bola saat itu juga investasi kita terus bertumbuhan. Buatlah selalu mesin-mesin uang anda.

ANDA TIDAK AKAN PERNAH PANEN KALAU TIDAK MULAI MENANAM BUKAN.

Modal Usaha: Ide, Keberanian, dan Membangun Kepercayaan

Modal Usaha: Ide, Keberanian, dan Membangun Kepercayaan

Setiap saya bertanya pada peserta pelatihan, apa hambatan anda dalam memulai dan atau menjalankan usaha, selalu saja peserta (sebagian besar) menjawab Modal. Dan Modal yang mereka maksudkas ternyata adalah UANG. Menurut saya (dari membaca buku, seminar dan pengalaman praktek) ini adalah kesalahan pertama dan utama. Banyak sudah bukti disekitar kita. Tetangga saya dosen dan PNS amat kaya, rumah tipe 21 (2 lantai 1 kolam renang) megah, beberapa mobil mewah, tanah dimana-mana, tapi punya usaha (entah bagaimana caranya dia kok bisa kaya ya…). Atau sahabat saya, menjual hampir seluruh propertinya untuk modal usaha tapi akhirnya bangkrut. Tapi ternyata juga tak kurang bukti yang sebaliknya. Orang yang tidak punya uang tapi akhirnya jadi pengusaha sukses. Mengapa?

Jawabnya adalah karena mereka selalu mengembangkan ide-ide bisnis, membaca peluang, mengambil keputusan untuk memulai usaha, dan menjalankan usaha dengan menjaga kepercayaan.

TENTANG IDE. Ide usaha biasanya datang tanpa diduga. Biasanya muncul saat kita menemukan masalah. Baik masalah kita maupun orang lain. Kesulitan kita untuk mengirimkan email gara-gara laptop rusak, memunculkan ide membuka warnet. Kesulitan petani padi yang selalu rugi (karena alam, hama dan harga yang tak tentu) memunculkan ide untuk mengkonversi sawah menjadi pemancingan, kebus sengon atau kolam lele. Kesulitan mendapatkan pulsa dengan mudah memunculkan ide pulsa elektrik (menggantikan voucher).

TIPS: CARILAH MASALAH DAN ASAH KEPEKAAN ANDA MEMECAHKANNYA. Maka Ide akan muncul tak berkesudahan?

TENTANG KEBERANIAN. “Tidak ada yang harus kita takutkan kecuali rasa takut itu sendiri”. Setelah anda menemukan ide. Buat rencana usaha dan jalankan. Jangan takut gagal. Karena gagal adalah cara kita menemukan jalan yang benar. Contoh: saat jalan-jalan anda memutuskan masuk kesebuah gang. Ternyata setelah beberapa langkah anda tahu gang itu buntu. Maka saat itu anda tahu, bahwa seharusnya ada jalan lain yang benar. Nah, itulah makna kegagalan/kesalahan. Dengan melakukannya anda akan terbimbing menemukan jalan yang benar. Thomas Alpa Edison (penemu lampu pijar) melakukan lebih dari 10 ribu kali percobaan yang gagal hingga ia bisa membuat lampu pijarnya. Apa katanya: “Saya tidak gagal melainkan menemukan 10 ribu jalan yang tidak menuju ke (penemuan) lampu pijar.

TIPS: TIDAK PENTING BERAPA KALI KITA GAGAL DAN JATUH, KARENA JAUH LEBIH PENTING BERAPA KALI KITA BANGKIT DARI KEGAGALAN KITA.

TENTANG KEPERCAYAAN. Dalam kenyataan sehari-hari orang seringkali menjadikan angsuran pinjaman sebagai pos pengeluaran terakhir setelah membeli kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder dan rekreasi. Ini adalah kesalahan besar. Karena begitu uang habis anda pasti kesulitan membayar angsuran pinjaman dan saat itu anda sedang menggunting tali silaturahmi anda. Contoh: Jika ada seorang teman anda yang berjanji mengembalikan uang Rp 10,000 yang dipinjam dari anda satu bulan kemudian namun selalu ingkar janji apakah anda akan memberikan jika suatu hari dia akan meminjam lagi pada Anda. Tidak Bukan? Jadikan ANGSURAN pinjaman sebagai pengeluaran utama dan pertama anda. Maka anda akan meraih kepercayaan peminjam. Jika anda berjanji akan memberikan keuntungan 60% dari laba usaha pada investor. Penuhi janji itu meskipun anda adalah mencetak laba. Jangan Tergoda untuk ingkar janji. Saya sendri memulai usaha 18 bulan lalu semuanya dengan pinjaman. Mengawali dengan pinjaman 50 jt hari ini pinjaman usaha saya tidak kurang dari 600 jt. Tidak ada satu peminjampun yang memutuskan hubungan dengan saya. Yang ada adalah tawaran untuk menambah pinjaman. (Jangan Lupa. Asuransikan pinjaman anda. Dengan demikian kalau Tuhan memanggil kita, pinjaman tidak menjadi beban, melainkan berkah bagi keluarga).

TIPS: PUASKAN PEMBERI DANA MAKA ANDA AKAN MENDAPATKAN DUKUNGAN PENDANAAN YANG NYARIS TAK TERBATAS

Semoga semua tips ini tidak bertentangan dengan ajaran agama kita. wallahu alam bishawab.

Warnet Janeta, Ampera Raya, 3 Maret 2011

Buang BBM, Pakai BBS.

Buang BBM, Pakai BBS.

Merubah Mindset atau cara pandang ternyata dapat merubah hidup kita menjadi luar biasa. Saya telah mengalaminya. Memang sih, belum apa-apa jika dibandingkan dengan banyak orang-orang hebat lainnya. Namun nyatanya dibandingkan 18 bulan lalu saya berubah. Baik dilihat dari hal-hal yang bisa diukur orang lain maupun yang tidak nampak oleh orang lain.

Orang lain yang mengenal saya pasti merasakan perubahan saya. Sekarang saya berbicara dengan lebih berapi-api, penuh optimisme, antusias, lugas, dan fokus pada jalan keluar (solusi). Saya bersikap lebih terbuka, haus belajar, dan lebih fokus. Saya bertindak lebih produktif, membiasakan diri menulis, melakukan hal-hal yang berguna, dan fokus mewujudkan mimpi saya.

Saya juga memiliki teman-teman baru tanpa meninggalkan sahabat-sahabat lamaku. Teman saya bukan lagi hanya Aktivis LSM karena hampir setiap hari saya mendapatkan kenalan baru. Saat mengurus Sim, saat perjalanan menggunakan Bis, Kereta Api, saat fitness (saya anggota Celebrity Fitnes), di bandara, stasiun, halte, bahkan saat saya menjaga anak saya latihan sepakbola di SSB Ragunan. Saya selalu mendapatkan teman baru. Nama mereka, bisnisnya dan nomor kontak mereka.

Memang sih saat ini belum ada kerjasama bisnis yang benar-benar meledak dengan mereka. Tapi saya yakin itu tidak sia-sia. Karena saya menyimpan informasi itu layaknya database. Tahun 2011 ini masak sih tidak ada 3 bisnis baru yang dapat saya kerjakan bersama mereka. Masak sih tahun 2012 dan sesudahnya tidak akan lebih banyak hal bermanfaat yang bisa saya lakukan. Hal yang bermanfaat buat saya, keluarga saya, orang-orang yang dimiskinkan dan dilupakan. Wong saat ini saja saya bisa melakukan dan menghasilkan sejumlah hal yang 18 bulan lalu tidak bisa saya bayangkan.

Kehidupan spiritual dan emosional saya juga berubah. Lebih tenang. Dulu saya bersyukur dengan hidup saya. Dan saya siap kapanpun Allah memangil saya. Tak peduli Allah memasukkan saya kemana. Asalkan DIA ridho dengan semua yang saya amalkan. Sekarang? Dalam banyak hal sama. Bedanya memang hanya sedikit. Namun signifikan. Yaitu, tambahan satu hal dalam doa saya kepada NYA. Saya mohon dipanjangkan usia. Untuk apa? Untuk memanfaatkan lebih optimal seluruh yang ALLAH berikan pada diri saya. Mata saya, Kaki saya, jantung saya, tangan saya, ginjal saya. mulut saya, pikiran saya, otak saya dan hidup saya. Sekarang saya selalu mencari tantangan yang lebih tinggi. Saya mengalami apa yang menurut Erich Fromm PROSES MENJADI. BUKAN MEMILIKI.

Dan semua itu dapat terjadi hanya dengan mengubah cara pandang saya. Cara Berpikir saya. Meninggalkan cara Berpikir Berbasis Masalah/ Kelemahan (BBM) atau Deficit Base Thinking (DBT). Dan menggunakan cara Berpikir Berbasis Solusi/Kekuatan (BBM) atau Asset Base Thinking (ABT). Mau? Coba Deh!!!

Ampera Raya, 21 Februari 2011

Seni Cara Mendapatkan Modal Usaha

Seni Cara Mendapatkan Modal Usaha

Seni Cara Mendapatkan Modal Usaha

mendapatkan modal

Seni cara mendapatkan modal usaha yang pertama adalah MENABUNG ini adalah cara paling lama dalam mendapatkan modal. Ke dua HUTANG SAUDARA, jadikan ini sebagai jurus terakhir karena ini adalah cara yang paling bahaya. Salah – salah anda bisa putus tali persaudaraan. Jadi bila terpaksa berhutang kepada saudara, anda harus menjadikan kapan akan dibayar, lau sebutkan keuntungan yang dia dapat bila meminjamkan anda uang.

Masih ingat Win-Win. Anda bisa dikatakan Win bila orang lain pun Win. Bila suatu ketika anda belum bisa membayar, tunjukan I’tikad baik dan katakana bahwa untuk saat ini anda belum bisa bayar dan baru bisa bayar bunganya saja.

Berikutnya HUTANG TEMAN. Sebelum anda melakukan ini anda harus berteman terlebih dahulu. Salah satunya caranya adalah dengan cara membuat proposal bila memang anda akan membuat suatu project, maksudya setiap anda hutang anda bukan hutang tapi menawarkan peluang bisnis, beritahukan keuntungannya.

Atau anda menawarkan untuk menjadi private investor, menjadi Private Investor ketika anda rugi anda tidak bayar, tetapi bila dia beruntung beritahukan berapa keuntungannya, jadi anda menawarkan peluang

Banyak perusahaan meminta saya untuk bekerjasama. Setiap perusahaan yang mengajak saya bekerja sama setidaknya dia harus ahli dibidang tersebut, pernah melakukan usaha tersebut yang intinya adalah dia memang sudah mantap dan perencanaannya sudah matang.

Bila anda pernah mendengar mengenai H. Amir Abadi yusuf, dia adalah audit akuntan, pengarang buku, dosen dan mempunyai 9 perusahaan saya mengajukan proposal tiga kali bertemu sudah di setujui. Karena saya informasikan bahwa Toko buku saya sudah berpengalaman 9 tahun, saya tunjukan grafik omset yang selalu naik, jika invest maka inilah keuntungan – keuntungan yang akan didapatkan.

Kemudian pak Panangian Simanungkalit Calon Menteri Perumahan, ketika kita joint kembali kita tunjukan dulu “CPA” yakni Certified Property Analyst, saya mau bekerjasama lagi karena sebelmnya pernah berhasil.

Ada orang bertanya kepada saya bahwa sudah punya toko ramai sekali sudah 2 bulan ada yang menawarkan untuk frenchise, saya sarankan dia untuk jual satu dulu, buat Standart System Marketingnya, displaynya seperti apa? Pemasarannya seperti apa? Dan lain-lain.

Indomart sudah mempunyai standart marketingnya sendiri, pertama kali buka buka grafiknya grafiknya naik. Salah satu cara yang dia lakukan adalah bemberi hadiah paying. Jadi kalau mau jual Frenchise, marketingnya harus tertulis termasuk SISTEM CONTROLnya, termasuk cara control stocknya.

Contoh, saya punya toko buku baru 35 ribu item buku saya kesulitan mengontrol stoknya, tapi saya belajar dari indomart, saya tanya barang-barang apa saja yang distok, apakah distoknya tiap hari?, lalu dia memberitahu apa saja yang harus distok.

Satu ialah stok barang-barang yang paling gampang hilang, yang kedua yang mahal, ketiga yang laku, keempat sistem acak, dan selalu diganti-ganti, yang kelima barang restan, adalah barang yang sudah tidak laku yang tidak di display itu yang paling gampang dicuri, yang paling laku yang mahal adalah yang paling sering hilang, kemudian yang secara acak dan yang restand pun sering hilang.

Bila ada barang yang hilang ditanggung sebesar 0,15% dari omset. Kalau terus hilang lebih dari itu berarti menjadi tanggung jawab pribadi yakni potong bonus atau potong gaji.

Berdasarkan salah satu buku yang say abaca, ternyata karyawan yang sudah 5 tahun keatas kemungkinan mencuri 300% lebih banayk dari pada karyawan baru dan sekali dia mencuri bisa mencapai 500% dibanding yang karyawan baru. Pencurian yang paling banyak adalah pencurian internal.

Berikutnya yaitu jual ide, dan mengajaknya untuk menjadi partenership , bila dia menjadi partnership maka dia akan ikut terjun langsung. Untuk lebih meyakinkan anda bisa memberikan jaminan berupa sertifikat ataupun latar belakang anda. Buat dia percaya kepada anda,katakana padanya bahwa dia harus cepat karena ini menguntungkan dan sekali lagi sebutkan keuntungan-keuntungan tersebut.

Lihat Video mengenai ini (dalam 3 bagian)

untuk melihat bagian pertama, Klik disini

Untuk melihat bagian kedua, Klik disini

Untuk melihat bagian ketiga, Klik disini

Semoga bermanfaat,

Salam Dahsyat

AKPC_IDS += “171,”;

Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :

cara mendapatkan modal usaha (25), cara mendapatkan modal (19), cara memperoleh modal usaha (8), cara mendapatkan modal bisnis (7), mendapatkan modal usaha (6), cara mendapat modal (4), cara dapat modal usaha (4), www dahsyat com (4), modal usaha (3), cara dapat modal (3)

Artikel Seni Cara Mendapatkan Modal Usaha

Menulis di Blog sama dengan Berinvestasi

sarasota-blog-writer-300x300

Menulis di blog sama dengan berinvestasi, apa beda penulis dengan blogger? Sebenarnya, secara substantif keduanya sama saja. Kegiatan mereka sama-sama menulis(*). Yang berbeda hanya sarananya. Blogger menulis di internet (baca: blog), sedangkan penulis bisa di mana-mana; majalah, koran, tabloid, juga internet. Namun secara pragmatis, rata-rata orang beranggapan penulis adalah mereka yang rajin menerbitkan buku dan/atau menulis di media cetak. Sedangkan blogger adalah… hm… kita tentu sudah tahu :)

Kalau yang kita gunakan adalah konteks pragmatis, maka antara blogger dan penulis seperti terdapat jurang yang dalam. Penulis pada umumnya hanya berkonsentrasi dalam menerbitkan buku, atau mengirim tulisan ke media cetak. Mereka beranggapan, inilah cara yang lazim dan sudah semestinya bagi seorang penulis untuk menghasilkan uang. Sementara blogger adalah orang yang menulis di internet hanya karena hobi, untuk bersenang-senang belaka(**).

Itulah sebabnya, kebanyakan penulis (dalam konteks pragmatis) enggan menjadi blogger. Mereka mungkin beranggapan bahwa ngeblog itu hanya membuang-buang waktu. Kalaupun mereka terpaksa ngeblog, kegiatan ini cuma sebagai iseng-iseng belaka, pengisi waktu luang.

Saya sendiri boleh dikatakan sebagai penulis yang ”tanpa sadar telah terjerumus menjadi blogger”. Sejak merintis karir sebagai penulis tahun 1990 lalu, mimpi terbesar saya adalah menjadi sastrawan terkenal seperti Goenawan Muhammad. Dan karena saat itu belum ada internet, tentu aneh bila saya bercita-cita menjadi blogger :-D

Dalam perjalanannya, saya menghadapi berbagai macam kendala untuk mewujudkan mimpi ini (terlalu panjang bila saya ceritakan, tapi saya telah menuliskannya dalam satu bab khusus pada buku ”Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”;). Lalu tahun 2005, untuk pertama kalinya saya berhasil menerbitkan buku. Pada saat itulah saya berpikir, ”Tentu asyik bila saya mempromosikan buku ini lewat blog.”

Maka, aktivitas utama saya dalam ngeblog ketika itu tak jauh-jauh dari urusan promosi buku. Tapi lama-kelamaan saya ketagihan. Saya mulai ngeblog secara lebih serius, menulis di internet untuk bersenang-senang belaka, menyalurkan hobi menulis. Inilah awal keterjerumusan saya di dunia blog :)

Tanpa saya sadari, aktivitas di blog inilah yang akhirnya membawa saya ke gerbang sukses (walau belum sesukses Pak Tung, tentu saja). Nama saya sebagai penulis mulai dikenal di mana-mana. Saya pernah diundang sebagai trainer kepenulisan di Bank Indonesia, hanya gara-gara panitianya rajin membaca tulisan di blog saya. Ketika saya mendirikan Sekolah-Menulis Online (SMO), banyak sekali teman penulis yang bersemangat untuk mendaftar. Padahal ketika itu, saya baru menerbitkan dua buku, dan dua-duanya gagal di pasaran :-(

Pengalaman ini membuat saya sadar, bahwa menulis di blog ternyata bisa menjadi investasi jangka panjang yang sangat luar biasa! Apa yang saya alami merupakan bukti nyata. Sebagai penulis, nama saya dikenal di mana-mana bukan karena tulisan-tulisan saya di media cetak, melainkan oleh aktivitas ngeblog saya.

Dalam menulis di blog, kita memang tidak mendapat honor, sebagaimana menulis di media cetak. Tapi dengan rajin ngeblog, secara perlahan dan tanpa sadar kita mendapatkan manfaat utama yang bernama 4X (***):

  1. eXistence. Dengan ngeblog, nama kita akan mulai dikenal.
  2. eXperience. Dengan ngeblog, kita akan mendapatkan banyak pengalaman berharga.
  3. eXperiment. Dengan ngeblog, kita akan tumbuh menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Sebab aktivitas ngeblog akan mendatangkan banyak pengalaman berharga, lalu dari pengalaman itu kita belajar, tahu bagaimana cara menulis yang lebih baik, tahu bagaimana cara berdiskusi dan berkomunikasi yang lebih efektif, dan seterusnya).
  4. eXpertise. Ini akan dijelaskan di bawah ini.

Tentu saja, berdasarkan pengalaman tidak semua blogger berhasil mendapatkan keempat hal di atas. Karena itu, kita harus tahu rahasia suksesnya:

  1. Isilah blog Anda dengan tema yang sesuai dengan minat, hobi, dan bakat Anda. Isilah blog Anda dengan tema-tema yang paling Anda kuasai. Jangan menjadi orang lain. Be yourself adalah pilihan terbaik!
  2. Tulisan-tulisan di blog Anda harus menarik dan bermanfaat bagi orang lain. Jangan hanya menarik dan bermanfaat bagi diri sendiri :)
  3. Yang paling penting: Fokuslah pada tema tertentu saja, yakni tema yang…. (lihat poin 1 di atas). Sebab saya sendiri sudah membuktikan (berdasarkan pengalaman):

    Ketika kita rajin menulis mengenai A, dan pembaca menyukainya, maka secara otomatis kita akan mendapat julukan sebagai pakar di bidang A.

    Nah, inilah penjelasan yang saya janjikan pada poin eXpertise di atas :)

  4. Dan tentu saja, Anda harus rajin mempromosikan tulisan tersebut lewat berbagai media di internet (milis, newsletter, Facebook, Twitter, dan sebagainya). Tapi tentu saja, cara berpromosinya harus elegan, tidak mengganggu privasi orang lain, dan tidak bersifat SPAM.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Salam Sukses!

Jonru

Keterangan:

(*) Memang ada juga blogger yang mengisi blognya dengan konten-konten selain tulisan (misalnya foto), tapi ini kita anggap saja perkecualian.

(**) Yang saya tulis ini adalah ”definisi” blogger dalam pandangan para penulis (konteks pragmatis). Faktanya, tentu tiap blogger punya konsep dan tujuan yang berbeda-beda.

(***) Konsep 4X ini saya sadur dari sebuah makalah karya Donny BU.

Sumber foto: http://sarasotawordpress.com/wp-content/uploads/2009/07/sarasota-blog-writer-300×300.jpg

AKPC_IDS += “1555,”;

Artikel Menulis di Blog sama dengan Berinvestasi ini dipersembahkan oleh TDWClub.com.

MANFAATKAN KTA SEBAGAI MODAL USAHA

MANFAATKAN KTA SEBAGAI MODAL USAHA

Pemecahan kebutuhan modal usaha bagi kelas menengah kota sesungguhnya amat beragam. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan KTA (kredit tanpa agunan) yang banyak ditawarkan,  terutama, oleh bank-bank asing seperti Citibank, HSBC, ANZ, DBS dll.

Prosedurnya amat mudah, kita tinggal datang ke unit KTA bank yang bersangkutan atau menerima tawaran KTA via telepon yang amat gencar belakangan ini, mengisi data yang dibutuhkan, menyiapkan slip gaji, fotocopy kartu kredit (kalau punya akan amat memudahkan), NPWP untuk pinjaman diatas 100 jt dan beberapa syarat administratif lainnya. Nilai pinjamannyapun cukup besar sampai dengan 200 juta. Sementara sukubunganya relatif bersaing. Umumnya dibawah 2% perbulan.

Nah tunggu apalagi? Jika ide bisnis yang layak sudah ada dikepala anda kenapa tidak kita manfaatkan  KTA itu sekarang. Ingat hutang untuk bisnis hukumnya wajib.