Tips menuju Financial Freedom

Tips menuju Financial Freedom

Financial Freedom adalah kondisi dimana tanpa aktif bekerja, pendapatan pasif kita telah menutupi 100% kebutuhan bulanan kita.

Ketika seorang teman resign sekitar 16 bulan yang lalu kebutuhan bulanan keluarga (hidup sederhana) sekitar 7 juta rupiah. Selama satu tahun pertama, pendapatan pasifnya baru menutupi 50% kebutuhan bulanan keluarga. Untuk itu dia harus menutupnya dengan mencari pendapatan aktif (pendapatan yang diperoleh dengan bekerja). Misalnya dengan menjadi trainer atau fasilitator atau pembicara seminar. Di tahun kedua pendapatan pasifnya sudah 75%. Targetnya tahun depan pendapatan pasifnya sudah 125% dari kebutuhan pokok keluarga.

Karena masih mengejar target financial freedom itu (akhir tahun ini harus tercapai), sahabat ini menerapkan KIAT PERTAMA yaitu MENEKAN PENGELUARAN. Karena itu dalam banyak kesempatan dia selalu bepergian dengan menggunakan kendaraan umum (meskipun di rumah ada 4 mobil dam 4 motor dengan STNK atas namanya dan istri). Dia juga masih makan di warteg (katasnya sih selain murah sia suka suasananya yang santai dan pelayannya yang tidak intimidatif dan tidak menanyakan “..pesan apa lagi pak…”). Dia juga masih menggunakan hp serta membeli gadget lain dari merek apa saja (yang penting fungsinya mencukupi kebutuhannya sebagai trainer dan pebisnis).

Selamat mencoba.

Tentang panduanjadipengusaha

Sejak lulus dari Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Indonesia (Sekarang FIB UI) tahun 1991 penulis memilih NGO sebagai arena pengabdian dan pengembangan diri. Melakukan kerja pemberdayaan rakyat (community development), advokasi kebijakan, asistensi pengembangan organisasi NGO yang demokratis. kuat dan sehat, pengembangan fundraising NGO, hingga memastikan gender mainstreaming dalam organisasi dan program NGO. sejumlah NGO mulai dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi, NTT, NTB, Bali, Maluku hingga Papua pernah merasakan sentuhan hangatnya, sehingga sejumlah diantaranya berkembang menjadi NGO yang dihormati masyarakat dan disegani pemerintah lokal. Sejak tahun 2010 ia memilih untuk memulai jalan baru. Membuka usaha dan bermimpi suatu saat dapat memberikan pendanaan bagi para aktivis dan NGO yang peduli pada kaum papa yang masih terus dimarjinalkan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s